STRATEGI KEPEMIMPINAN KETUA SEKOLAH TINGGI DALAM MEMBANGUN BUDAYA AKADEMIK
DOI:
https://doi.org/10.26877/jmp.v15i1.592Keywords:
strategi kepemimpinan, budaya akademik, perguruan tinggiAbstract
Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk Menganalisis strategi Kepemimpinan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Muhammadiyah Takengon dalam membangun budaya akademik. (2) Mengidentifikasi Faktor-faktor Pendukung dan Penghambat dalam membangun budaya akademik. (3) Mendiskripsikan Implementasi Budaya akademik tersebut dalam kehidupan akademik di lingkungan sekolah Tinggi Ilmu Hukum Muhammadiyah Takengon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan ketua cenderung mengarah pada kepemimpinan transformasional yang ditandai dengan penetapan kebijakan akademik berbasis mutu, penguatan kegiatan ilmiah, serta keteladanan pimpinan dalam aktivitas akademik. Strategi ini mampu mendorong perubahan awal dalam perilaku akademik sivitas akademika. Faktor pendukung dalam membangun budaya akademik meliputi komitmen pimpinan dan kebijakan institusi yang mendukung, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan kompetensi dosen dalam penelitian dan publikasi, rendahnya motivasi sebagian sivitas akademika, serta keterbatasan sarana dan prasarana akademik. Implementasi budaya akademik di lingkungan kampus masih bersifat programatik dan belum sepenuhnya menjadi budaya yang mengakar dalam kehidupan akademik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pembangunan budaya akademik memerlukan strategi kepemimpinan yang konsisten, dukungan sistem yang memadai, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, disarankan agar pimpinan perguruan tinggi memperkuat program pengembangan kompetensi dosen, meningkatkan fasilitas akademik, serta membangun pembiasaan kegiatan ilmiah secara berkelanjutan guna mempercepat internalisasi nilai-nilai akademik.
References
Alwi, M. (2022). Kepemimpinan Transformasional : Meningkatkan Daya Saing Perguruan Tinggi di Era Industri 4 . 0. JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia, 1(2), 87–97.
Amalianingsih, H. (2021). Studi Literatur: Faktor Pendukung dan penghambat dalam penyelenggaraan Program Bimbingan Konseling di Sekolah Menegah kejuruan. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Terapan, 05(01), 50–56. https://doi.org/https://doi.org/10.30598/jbkt.v5i1.1071
Ardianto, Suryanadi, B. (2025). TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP AS A CATALYST FOR ENHANCING. Urnal P41, 5(1), 1–9.
Azzukhrufi, Santoso, H. (2026). Implementasi Kepemimpinan Transformasional dalam Menanamkan Budaya Organisasi Era Digitalisasi Pendidikan Dasar. DIDAKTIKA JURNAL PEMIKIRAN PENDIDIKAN, 32(1), 34–41. https://doi.org/10.30587/didaktika.v32i1.11029
B. Miles, H. (1992). Analisis Data Kualitatif. UI Press.
Bernadus. (2025). Peran Kepemimpinan Transformasional dalam Mendorong Transformasi Pendidikan Tinggi Berbasis Nilai Budaya Lokal ( The Role of Transformational Leadership in Advancing the Transformation of Higher Education Based on Local Cultural Values ). 3(01), 89–100.
Burhanudin. (2023). ANALYSIS OF THE ROLE OF TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP IN IMPLEMENTING ORGANIZATIONAL STRATEGY. Jurnal Multidisiplin Sahombu, 3(02), 275–283.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran (4th ed.). Pustaka Pelajar.
Danim, S. (2004). Motivasi kepemimpinan dan efektivitas kelompok. Rineka Cipta.
Hadi, M. Y. (2025). Hubungan Antara Kepemimpinan Transformasional dan Kinerja Organisasi pada Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) Volume, 4(3), 6378–6396.
Hasanah, Alim, Febriansyah, A. (2023). Budaya organisasi dan kepemimpinan transformasional: Sistematika tinjauan literatur. Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa, 2(1), 45–56.
Hattangadi. (2020). Edgar Schein ’ s three levels of Organizational Culture. UGC Care Group I Listed Journal, 10(6), 112–118.
Huda. (2025). Evaluasi Faktor Pendukung dan Penghambat Implementasi SPMI pada Perguruan Tinggi Swasta di Yogyakarta. Jurnal Inovasi Akademik, 3(1), 26–37. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jinovak.v3i2.26444
Iskandar, H. (2024). Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial (JMPIS), 5(3), 265–278. https://doi.org/https://doi.org/10.38035/jmpis.v5i3
Jayanagara, M. &. (2026). Kepemimpinan Tranformasional dalam konteks keberagaman Budaya: suatu Tinjauan literatur. Jurnal Manajemen Terapan Dan Keuangan (Mankeu) Vol., 15(01), 413–426. https://doi.org/https://doi.org/10.22437/jmk.v15i01.52482
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Nurtjahjani, Noermijati, Hadiwidjojo, I. (2020). Transformational Leadership in Higher Education : ( A Study in Indonesian Universities ). International Conference of Management and Business Science, 135(1), 95–101.
Riggio, B. &. (2006). Transformational leadership. Psychology Press.
Robbins, J. (2015). Perilaku organisasi. Salemba.
Schein. (2010). Organizational culture and leadership. CA: Jossey-Bass.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi R&D dan Penelitian Pendidikan. ALFABETA.
Supriatna. (2026). THE INFLUENCE OF TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP ACADEMIC CULTURE , AND KNOWLEDGE SHARING ON LECTURERS PERFORMANCE. Jurnal Pendidikan Islam Multikulturalisme, 8(1), 627–646. https://doi.org/10.37680/scaffolding.v8i1.8782
Utama. (2017). Faktor Pendukung dan Penghambat dalam Proses Perubahan Organisasi Pendidikan Tinggi Kesehatan. Jurnal Pendidikan, 18(1), 32–43. https://doi.org/https://doi.org/10.52850/jpn.v18i1.947


