KESATUAN ILMU SEBAGAI FONDASI ADAB UNTUK PENDIDIKAN GENERASI DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.26877/jmp.v15i1.446Keywords:
kesatuan ilmu, adab digital, seyyed hossein nasr, filsafat pendidikan islamAbstract
Pendidikan Islam bertujuan memuliakan manusia melalui integrasi spiritual dan intelektual. Namun, arus digitalisasi memunculkan krisis adab pada generasi digital yang berakar pada dikotomi ilmu pengetahuan modern. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual paradigma pendidikan yang berlandaskan Kesatuan Ilmu menurut Seyyed Hossein Nasr sebagai fondasi filosofis bagi pembentukan adab yang kokoh di era digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan rancangan studi kepustakaan (library research) yang bersifat filosofis-reflektif. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dan interpretatif untuk menyintesiskan konsep kunci Nasr menjadi model paradigma transformatif. Hasil penelitian menegaskan bahwa krisis adab berakar pada pandangan sekuler, sementara Kesatuan Ilmu menawarkan fondasi ontologis yang menyakralkan ilmu dan epistemologis yang menempatkan adab sebagai wujud kesadaran spiritual. Implikasi pedagogisnya meliputi integrasi etika dan filsafat teknologi ke dalam kurikulum Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK), serta reposisi peran guru sebagai teladan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam menjembatani filsafat Islam dan pendidikan digital, menghasilkan model paradigma yang mengubah tujuan pendidikan dari sekadar keterampilan teknis menjadi pembentukan manusia yang arif, adil, dan beradab.
References
Afif, N., Mukhtarom, A., Nur Qowim, A., & Fauziah, E. (2024). Pendidikan Karakter Dalam Era Digital: Pengintegrasian Nilai-Nilai Moral Dalam Kurikulum Berbasis Teknologi. Tadarus Tarbawy : Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan, 6(1). https://doi.org/10.31000/JKIP.V6I1.11512
Ahirin, J., Sukarsih, S., Andriani, I., Alamsya, G., & Fakhruddin, F. (2024). Kemajuan Teknologi dan Isu Etika dalam Pendidikan Islam. Journal Of Administration and Educational Management (ALIGNMENT), 7(1), 229–234. https://doi.org/10.31539/alignment.v7i1.10371
Akhsanudin, M. (2024). Kontekstualisi Pemikiran Sayyed Hossein Nasr Tentang Pendidikan Islam. Afkaruna: International Journal of Islamic Studies (AIJIS), 2(1), 34–47. https://doi.org/10.38073/AIJIS.V2I1.1853
Aprillia, M. P., & Iryanti, S. S. (2024). Revitalisasi Pendidikan Islam di Era Digital: Membangun Keseimbangan Antara Tradisi dan Inovasi. AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 6(1), 25–39. https://doi.org/10.46773/MUADDIB.V6I1.1111
Asmaiyah, N., Rosalianita, R., & Jannah, L. N. (2022). The Role of Islamic Education Teachers of the Digital Era in Realizing Madani (Civil) Society. Al-Islam : Journal of Religion and Civilization, 1(1), 1–5. https://doi.org/10.26740/alislam.v1n1.p1-5
Aulia, S. P., & Ismail, I. (2025). Teachers’ Role in Shaping Student Discipline in the Digital Era: A Case Study of SD 105438 Paya Lombang. Journal of General Education and Humanities, 4(3), 1263–1276. https://doi.org/10.58421/GEHU.V4I3.650
Aziz, M. A. Z., Hayuning, N., Fitrian, N. I., & Anggraeni, R. (2025). Strategi Menciptakan Generasi Beretika di Era Digital. JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Dan Kejuruan, 18(1), 115–123. https://doi.org/10.20961/JIPTEK.V18I1.88336
Brugliera, P. (2024). The Effectiveness of Digital Learning Platforms in Enhancing Student Engagement and Academic Performance. Journal of Education, Humanities, and Social Research, 1(1), 26–36. https://doi.org/10.70088/XQ3GY756
Chaudhary, M. Y. (2020). Initial Considerations for Islamic Digital Ethics. Philosophy and Technology, 33(4), 639–657. https://doi.org/10.1007/S13347-020-00418-3/METRICS
Dwi Zahrani, A., Wildan, K., Luthfi Fauzi Putra Adisty, M., Junaedi, M., & Wang, P.-Z. (2023). Menganalisa Paradigma Kesatuan Ilmu di UIN Walisongo Semarang. AR-RASYID : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 86–94. https://doi.org/10.30596/ARRASYID.V3I2.17447
Farhan Ramadhan, M., & Puspita Tutiasri, R. (2023). Pergeseran Etika Komunikasi Murid terhadap Guru melalui Media Perantara Daring dalam Sistem Pembelajaran Pasca Pandemi COVID-19. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(11), 8675–8683. https://doi.org/10.54371/JIIP.V6I11.3185
Faturohman, A. R. (2022). Krisis Modernitas dan Sains dalam Pandangan Seyyed Hossein Nasr. Jurnal Riset Agama, 2(3), 78–94. https://doi.org/10.15575/jra.v2i3.17651
Fitra, K. R., Aprilliya, S., & Lidinillah, D. A. M. (2022). Literasi Digital Ethic Guru Sekolah Dasar. Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar, 6(2), 202–209. https://doi.org/10.36379/AUTENTIK.V6I2.213
Fitriono, E. N. (2023). Epistemologi Syed Hossen Nasr dalam Pendidikan Islam. Mau`izhah : Jurnal Kajian Keislaman, 12(2), 118–128. https://doi.org/10.55936/MAU
Hakim, L. Al. (2022). Integrasi Ilmu dan Adab dalam Pendidikan Digital: Refleksi Pertemuan Zoom di Pondok Modern Darussalam Gontor. Hikamia: Jurnal Pemikiran Tasawuf Dan Peradaban Islam, 2(2), 78–101. https://doi.org/10.58572/hkm.v2i2.20
Handoko, S. B., Suteja, S., Hania, I., & Kafrawi, S. (2023). Modernism and Crisis: Seyyed Hossein Nasr’s Idea on Spiritual Intelligence and Its Relevance Today. Teosofia: Indonesian Journal of Islamic Mysticism, 12(2), 207–230. https://doi.org/10.21580/TOS.V12I2.18913
Hudi, I., Purwanto, H., Miftahurrahmi, A., Marsyanda, F., Rahma, G., Aini, A. N., & Rahmawati, A. (2024). Krisis Moral dan Etika Pada Generasi Muda Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 1(2), 233–241. https://journal.pipuswina.com/index.php/jippsi/about
Hussain, K. (2023). Islam and the Contemporary World: Interview with Professor Seyyed Hossein Nasr. Islam and Christian-Muslim Relations, 34(4), 365–380. https://doi.org/10.1080/09596410.2023.2292935
Januarti, N. E. (2022). Kontradiksi e-learning: perubahan relasi intersubyektif antara guru dan siswa. SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 19(1), 36–48. https://doi.org/10.21831/SOCIA.V19I1.50759
Kristy, G. T., Alviani, A. A., Kusuma, E. R., Apriliana, I., Nabida, L., Sayidina, M. N., Parahita, B. N., & Siregar, R. S. (2024). Digital Native Characteristics: A Phenomenological Study Focused on Essential Material in Sociology Courses. Jurnal Pedagogi Dan Pembelajaran, 7(3), 438–446. https://doi.org/10.23887/JP2.V7I3.79978
Manna, N. (2024). Reviving Perennial Wisdom: Seyyed Hossein Nasr’s Model as A Solution to Modern Crises. Islamic Thought Review, 2(1), 60–72. https://doi.org/10.30983/ITR.V2I1.8409
Marjuni, A. (2020). Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Pembinaan Karakter Peserta Didik. Al Asma : Journal of Islamic Education, 2(2), 210. https://doi.org/10.24252/ASMA.V2I2.16915
Muchamad Masykur, Z., Niam, S., & Naim, N. (2023). Scientia Sacra Seyyed Hossein Nasr Perspektif Filsafat Lingkungan dan Kontribusinya pada Pengembangan Kajian Ekologis. Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 25(2), 166–183. https://doi.org/10.22373/SUBSTANTIA.V25I2.20121
Nasr, S. H. (1989). Knowledge and the Sacred. State University of New York Press.
Nurahyan, M. F. (2024). Eksistensi Tradisi Islam di Tengah Modernitas Perspektif Seyyed Hossein Nasr. Paradigma: Jurnal Kalam Dan Filsafat, 6(02), 139–162. https://doi.org/10.15408/PARADIGMA.V6I02.37173
Putu Windu Mertha Sujana, I., Made Riyan Cahyadi, I., & Made Widya Sari, N. (2021). Pendidikan Karakter untuk Generasi Digital Native. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 9(2). https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPP
Ramdani, M., Kosasih, A., & Abdullah, M. (2024). Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Dalam QS. Al-Mujadalah Ayat 11 Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. At-Tajdid : Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 8(2), 616. https://doi.org/10.24127/ATT.V8I2.3711
Rosidin, R., Herpratiwi, H., Sutiarso, S., Nurwahidin, M., & Firdaus, R. (2024). Educational Transformation: Technology Axiology and Humanistic Values in Digital Learning. Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pembelajaran, 9(1), 61–69. https://doi.org/10.33394/JTP.V9I1.9866
Shidqiyah. (2024). Pembaharuan Pendidikan Islam: Rekonstruksi Pemikiran Seyyed Hossein Nasr tentang Pendidikan dan Fitrah Manusia. Jurnal Reflektika, 19(1), 33–54. https://ejournal.unia.ac.id/index.php/reflektika/article/download/1625/987
Sofi Khonisatur Rohmah, & Dya Qurotul A’yun. (2024). Filsafat Pendidikan Dalam Mengembangkan Karakter Siswa: Landasan Nilai Dan Implementasinya Di Era Digital. Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan Dan Bahasa, 3(1), 356–363. https://doi.org/10.59024/BHINNEKA.V3I1.1196
Sulwana, S., Riadi, H., Aswati, F., & Azlina, A. (2025). Epistimology, Tarbiyah, talim, and Ta’ dib in Reconstructing the Islamic Religious Education Curriculum and Ethics. Indonesian Journal of Innovation Studies, 26(3). https://doi.org/10.21070/IJINS.V26I3.1438
Sunawir, N. W., Dewi, E., & Nurcahyani, E. M. R. (2025). Integrasi Agama dan Sains Dalam Perspektif Hossein Nasr. At-Tasyrih: Jurnal Pendidikan Dan Hukum Islam, 11(1), 220–231. https://doi.org/10.55849/ATTASYRIH.V11I1.296
Sururi, A., Kuswanjono, A., & Utomo, A. H. (2020). Ecological sufism concepts in the thought of Seyyed Hossein Nasr. Research, Society and Development, 9(10), 1–24. https://doi.org/10.33448/RSD-V9I10.8611
Undari, R., Muthali’in, A., & Prasetiyo, W. H. (2022). Etika komunikasi siswa dalam pembelajaran daring: Studi kualitatif pada pembelajaran PPKn. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(1), 74–89. https://doi.org/10.23917/SOSIAL.V3I1.623
Vitvitskaya, O., Suyo-Vega, J. A., Meneses-La-Riva, M. E., & Fernández-Bedoya, V. H. (2022). Behaviours and Characteristics of Digital Natives Throughout the Teaching-Learning Process: A Systematic Review of Scientific Literature from 2016 to 2021. Academic Journal of Interdisciplinary Studies, 11(3), 38. https://doi.org/10.36941/ajis-2022-0066
Widiyanti, E., Budiman, A. S., & Effendi, D. (2025). The Influence of Epistemological Views and AI Technology Literacy on Teachers’ Self-Efficacy in Carrying Out Lead-ership Tasks Study of SDN Penukal. International Journal of Islamic Educational Research, 2(3), 61–68. https://doi.org/10.61132/IJIER.V2I3.363
Yusuf, Y. S. (2025). Pendidikan di Era Media Sosial Sinergi Pendidikan dan Pembinaan Moral Pada Remaja. Akhlak: Journal of Education Behavior and Religious Ethics, 1(2), 125–134. https://doi.org/10.30998/JEBG.V1I2.4355


