Self-Acceptance Profile Of Ma Students As The Basis For The Development Of Rebc Counseling Guidelines Loaded With Qana'ah Values
DOI:
https://doi.org/10.26877/empati.v13i2.49Keywords:
Keywords: Self-Acceptance, Rational Emotive Behavior Counseling (REBC), Qana'ahAbstract
Abstract. Low self-acceptance in adolescents can affect mental health, learning motivation, and social interactions of students in the school environment. This condition is also experienced by some students of Madrasah Aliyah (MA), which is characterized by an inferior attitude, negative self-comparison, and dependence on validation from others. This study aims to describe the self-acceptance profile of MA students as a basis for developing a Rational Emotive Behavior (REB) group counseling guideline containing qana'ah values. The research method used is quantitative descriptive with a self-acceptance scale instrument. The results show that most students are in the medium and low categories, especially in the aspect of accepting self-deficiencies. This finding shows the importance of developing counseling services that integrate a cognitive-rational approach with Islamic spiritual values. This guideline is expected to be a preventive and curative effort in improving self-acceptance of MA students.
Keywords: Self-Acceptance, Rational Emotive Behavior Counseling (REBC), Qana'ah
Abstrak. Rendahnya penerimaan diri (self-acceptance) pada remaja dapat mempengaruhi kesehatan mental, motivasi belajar, serta interaksi sosial siswa di lingkungan sekolah. Kondisi ini juga dialami oleh sebagian siswa Madrasah Aliyah (MA), yang ditandai dengan sikap minder, membandingkan diri secara negatif, dan ketergantungan pada validasi orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil self-acceptance siswa MA sebagai dasar pengembangan panduan konseling kelompok Rational Emotive Behavior Counseling (REBC) yang bermuatan nilai qana’ah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan instrumen skala self-acceptance. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori sedang dan rendah, khususnya pada aspek penerimaan terhadap kekurangan diri. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengembangan layanan konseling yang mengintegrasikan pendekatan kognitif-rasional dengan nilai-nilai spiritual Islam. Panduan ini diharapkan menjadi upaya preventif dan kuratif dalam meningkatkan self acceptance siswa MA.
Kata kunci: Self-Acceptance, Rational Emotive Behavior (REBC), Qana'ah



