Efektivitas Green Atrium dalam Pengendalian Mikroklimat Interior Bangunan Pemerintah Pesisir Tropis: Studi Mixed-Method di Kabupaten Demak

Authors

DOI:

https://doi.org/10.26877/umpak.v9i1.711

Keywords:

Green atrium; mikroklimat interior; kenyamanan termal; bangunan pemerintah; pesisir tropis

Abstract

Bangunan pemerintah di pesisir wilayah tropis, seperti Kabupaten Demak menghadapi permasalahan kenyamanan termal akibat suhu tinggi, kelembaban ekstrim, dan keterbatasan ventilasi alami. Kondisi ini berimplikasi pada meningkatnya ketergantungan terhadap sistem pendingin buatan serta rendahnya efisiensi energi bangunan. Green atrium sebagai strategi pasif bangunan hijau berpotensi memperbaiki mikroklimat interior melalui mekanisme evapotranspirasi, shading, dan peningkatan sirkulasi udara. Namun bukti empiris mengenai efektivitas green atrium pada bangunan pemerintah pesisir tropis Indonesia masih terbatas dan belum terukur secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas green atrium dalam mengendalikan mikroklimat interior bangunan pemerintah di Kabupaten Demak, serta mengidentifikasi parameter desain yang berkontribusi terhadap peningkatan kenyamanan termal. Secara khusus, penelitian ini menganalisis pengaruh green atrium terhadap suhu udara, kelembaban relatif, kecepatan aliran udara, dan pencahayaan alami interior. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan mixed - method dengan mengkombinasikan pengukuran lapangan dan simulasi termal komputasional. Pengukuran mikroklimat dilakukan secara in-situ selama 30 hari pada jam puncak termal menggunakan data logger suhu kelembaban, anemometer, luxmeter, dan kamera termal. Simulasi bangunan dilakukan menggunakan EnergyPlus/OpenStudio dengan berbagai skenario meliputi kondisi eksisting tanpa vegetasi, variasi jenis dan kepadatan vegetasi, serta strategi ventilasi pasif. Model simulasi divalidasi menggunakan Mean Bias Error (MBE) dan CV(RMSE) sesuai ASHRAE Guideline 14. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar ilmiah bagi pengembangan bangunan pemerintah yang berkelanjutan dan adaptif.

Published

2026-08-28