Senyapan dan Kilir Lidah dalam Tuturan Korban Eksploitasi Oriental Circus Indonesia (OCI) pada Podcast YouTube
DOI:
https://doi.org/10.26877/sasindo.v14i02.493Keywords:
psikolinguistik, senyapan, kilir lidahAbstract
Penelitian ini membahas fenomena senyapan dan kilir lidah dalam tuturan narasumber podcast yang merupakan korban eksploitasi sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) dengan trauma masa lalu. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana bentuk senyapan dan kilir lidah dalam tuturan korban OCI pada podcast YouTube serta alasan di balik timbulnya senyapan dan kilir lidah dalam tuturan korban tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan alasan di balik timbulnya senyapan serta kilir lidah dalam tuturan korban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data berupa tuturan korban eksploitasi OCI pada podcast YouTube yang mengandung senyapan dan kilir lidah. Data dikumpulkan melalui metode simak, teknik simak libat bebas cakap, dan catat. Analisis data dilakukan dengan metode agih dan metode padan. Penyajian data dilakukan secara informal menggunakan kata-kata biasa. Hasil penelitian ditemukan dua jenis senyapan, yaitu senyapan diam dan senyapan terisi, serta empat bentuk kilir lidah, yakni seleksi semantik keliru, malapropisme, antisipasi, dan perseferasi. Senyapan muncul karena lupa kata yang hendak dituturkan, telanjur memproduksi kalimat, jeda gramatikal, bertutur sambil berpikir, dan mengambil napas. Adapun kilir lidah muncul karena penutur menghasilkan kata lain saat bertutur, kemiripan kata, kata kurang familiar, dan gugup.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sasindo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

