Tanda Alam Sebagai Simbol Relasi Cinta Dalam Lirik Lagu “Sedia Aku Sebelum Hujan” Karya Idgitaf

Authors

  • Muhammad Fachri State Islamic University of Sunan Gunung Djati Author
  • Rohanda Author
  • Dedi Supriadi Author

DOI:

https://doi.org/10.26877/sasindo.v14i02.397

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji makna tanda-tanda alam sebagai simbol relasi cinta dalam lirik lagu Sedia Aku Sebelum Hujan karya Idgitaf. Permasalahan penelitian difokuskan pada cara tanda-tanda alam dimaknai secara denotatif dan konotatif serta bagaimana tanda-tanda tersebut beroperasi dalam membentuk mitos tentang cinta, pengorbanan, dan ketimpangan peran dalam relasi romantis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Data penelitian berupa teks lirik lagu yang dianalisis melalui tahapan pembacaan makna denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanda-tanda alam seperti dingin, panas, hujan, angin, dan peperangan tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis, melainkan merepresentasikan dinamika emosional yang menempatkan subjek “aku” sebagai pihak yang dominan dalam kerja emosional relasi. Pada tataran mitos, lirik lagu ini membangun wacana cinta romantis yang menormalisasi pengorbanan, kesiapsiagaan, serta penahanan emosi sebagai bentuk ideal relasi. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa lirik lagu Sedia Aku Sebelum Hujan mereproduksi ideologi cinta yang menempatkan ketimpangan peran sebagai sesuatu yang wajar dan bermakna dalam hubungan romantis

Downloads

Published

2026-07-11