Gaya Bahasa pada Antologi Puisi Mengujungi Janabijana Karya Eko Setyawan
DOI:
https://doi.org/10.26877/sasindo.v13i1.108Keywords:
eko setyawan , gaya bahasa, karya sastra, puisi , stilistikaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa pada antologi puisi Mengunjungi Janabijana karya Eko Setyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelitian agih. Pengumpulan data dilakukan dengan metode studi pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode agih dengan alat penentunya yaitu gaya bahasa yang terdapat dan tertulis dalam buku puisi Mengunjungi Janabijana karya Eko Setyawan. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa telah ditemukan sebanyak 26 jenis gaya bahasa yang meliputi gaya bahasa retoris dan gaya bahasa kiasan dengan masing-masing jumlah yang ditemukan yaitu gaya bahasa retoris terdapat 14 jenis dan gaya bahasa kiasan terdapat 12 jenis. Jenis gaya bahasa retoris dominan lebih banyak, daripada jenis gaya bahasa kiasan. Dalam gaya bahasa retoris ditemukan lebih didominasi oleh pemakaian gaya bahasa asonansi dan aliterasi. Gaya bahasa asonansi dalam buku antologi puisi ini umumnya digunakan untuk menjelaskan kata penekanan dalam kalimat dengan tujuan sekedar memperindah sebuah kalimat. Sedangkan pada gaya bahasa aliterasi umumnya menjelaskan tentang kata perulangan seperti janji-janji atau batu-batu. Hasil penelitian gaya bahasadalam buku antologi puisi Mengunjungi Janabijana karya Eko Setyawan akan dapat dijadikan bahan acuan oleh pendidik, untuk diterapkan pada pembelajaran di Kelas.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SASINDO: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

