Pembinaan Prestasi Sepakbola U-15 Sebagai Upaya Reduksi Ketergantungan Gadget pada Anak Usia Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.26877/jpom.v7i2.938Keywords:
Pembinaan sepakbola, U-15, ketergantungan gadget, kemampuan dasar sepakbola, pengabdian masyarakatAbstract
Permasalahan ketergantungan gadget pada anak usia sekolah di Desa Lemberang, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas menjadi latar belakang kegiatan pengabdian ini. Ketersediaan wifi gratis di pos-pos kamling justru menjadi tempat anak-anak berkumpul bermain game online, sementara belum tersedia wadah olahraga yang memadai. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan dasar sepakbola anak U-15 sekaligus mengalihkan ketergantungan gadget melalui program pembinaan prestasi sepakbola. Metode pelaksanaan meliputi observasi, sosialisasi, pengadaan sarana prasarana, dan pelatihan terstruktur selama tiga bulan (November 2025 – Januari 2026) dengan frekuensi 2 kali per minggu. Pengukuran dilakukan menggunakan desain one group pretest-posttest pada 30 peserta dengan instrumen tes passing, dribbling, dan shooting. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada ketiga aspek kemampuan dasar sepakbola: passing meningkat 88,3% (mean pretest 3,93 menjadi posttest 7,40; p = 0,000), dribbling meningkat 17,6% lebih cepat (mean pretest 10,63 detik menjadi posttest 8,77 detik; p = 0,000), dan shooting meningkat 18,4% (mean pretest 9,97 menjadi posttest 11,80; p = 0,000). Effect size menunjukkan dampak sangat besar pada passing (d = 2,14) dan dribbling (d = 1,19), serta dampak besar pada shooting (d = 0,76). Selain peningkatan keterampilan, program ini berhasil menurunkan intensitas penggunaan gadget dan meningkatkan partisipasi aktivitas fisik anak-anak di Desa Lemberang.
References
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
Danurwindo, Putera, G., & Sidik, B. (2017). Kurikulum Pembinaan Sepakbola Indonesia. Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).
Fardani, R. A., & Suryadi, D. (2023). Dampak Penggunaan Gadget terhadap Aktivitas Fisik dan Kesehatan Mental Anak Usia Sekolah. Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 8(1), 45–56. https://doi.org/10.17509/jpjo.v8i1.52341
Fraenkel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2018). How to Design and Evaluate Research in Education (10th ed.). McGraw-Hill Education.
Gustiana, R., & Supriatna, E. (2022). Efektivitas Program Aktivitas Fisik Terstruktur dalam Menurunkan Durasi Penggunaan Gadget pada Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia, 2(1), 12–23. https://doi.org/10.17509/jopi.v2i1.44521
Hendrayana, Y., Mulyana, D., & Budiana, D. (2018). Peran Orang Tua dalam Pembinaan Olahraga Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 3(2), 156–168. https://doi.org/10.17509/jpjo.v3i2.12477
Herlina, H., & Suwirman, S. (2021). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Durasi Penggunaan Gadget pada Remaja. Jurnal Stamina, 4(3), 189–198.
Hidayat, A., & Witarsyah, D. (2020). Pengaruh Latihan Sepakbola terhadap Kebugaran Jasmani dan Keterampilan Motorik Anak Usia 10-14 Tahun. Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan, 5(2), 78–89. https://doi.org/10.17509/jtik.v5i2.28934
Luxbacher, J. A. (2016). Sepakbola: Langkah-langkah Menuju Sukses (4th ed.). Rajawali Press.
Nugroho, D. (2020). Penerapan Pembelajaran Kooperatif untuk Meningkatkan Keterampilan Gerak Dasar dalam Permainan Bola Voli pada Siswa Kelas V SD Negeri 1 Sukoharjo [Skripsi]. Universitas Sebelas Maret.
Nurhasan. (2017). Tes dan Pengukuran dalam Pendidikan Jasmani. Universitas Pendidikan Indonesia Press.
Nutbeam, D. (2000). Health literacy as a public health goal: A challenge for contemporary health education and communication strategies into the 21st century. Health Promotion International, 15(3), 259–267. https://doi.org/10.1093/heapro/15.3.259
Pratama, R. E., & Hidayat, D. R. (2020). Pengaruh Kemudahan Akses Internet terhadap Perilaku Penggunaan Gadget pada Anak di Pedesaan. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 4(2), 112–124. https://doi.org/10.32585/jkp.v4i2.687
Raharjo, E., Nugroho, A., & Wulandari, S. (2023). Pembinaan sepakbola usia dini di Kabupaten Sleman: Evaluasi dan rekomendasi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga, 4(1), 15–25.
Rangkuti, F. (2018). Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. Gramedia Pustaka Utama.
Rideout, V., & Robb, M. B. (2019). The impact of screen time on children: A review of research. Pediatrics, 143(4), e20190215. https://doi.org/10.1542/peds.2019-0215
Ridwan, M., & Irawan, R. (2018). Pembinaan Prestasi Olahraga Sepakbola di Tingkat Desa: Permasalahan dan Solusi. Jurnal Patriot, 1(1), 30–41.
Royana, I. F., & Setyawan, D. A. (2023). Sosialisasi olahraga petanque dalam mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget. PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 137. https://doi.org/10.17977/um075v3i22023p137-147
Scheunemann, T. (2019). Kurikulum dan Pedoman Dasar Sepakbola Indonesia. PSSI.
Setiawan, R., Prasetyo, A., & Hadi, W. (2022). Pembinaan prestasi sepakbola usia dini di Kabupaten Brebes: Studi kasus dan strategi. Jurnal Pengabdian Olahraga, 3(2), 50–60.
Sugiyono, D. (2019). Bandung. Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Penerbit Alfabeta.
Suherman, A., Ma’mun, A., & Nugraha, E. (2019). Dampak Penggunaan Gadget Berlebihan terhadap Perkembangan Motorik dan Sosial Anak. Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 4(1), 62–74. https://doi.org/10.17509/jpjo.v4i1.14038
Suwendi, Abd. Basir, & Jarot Wahyudi. (2022). Metodologi Pengabdian Masyarakat (1st ed., Vol. 1). Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama RI.
Wibowo, P., & Hidayatullah, M. (2021). Pembentukan sekolah sepakbola (SSB) di desa terpencil Kabupaten Cilacap: Peluang dan tantangan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 40–48.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




