Rekonsiliasi Psikoedukasi dan Literasi Fisik untuk Membangun Kesehatan Mental Siswa Berbasis Gender
DOI:
https://doi.org/10.26877/jpom.v7i2.869Keywords:
Psikoedukasi, literasi fisik, remaja, Kesehatan mental, karakterAbstract
Remaja merupakan aset penting bagi pembangunan Indonesia, namun saat ini menghadapi berbagai tantangan kesehatan fisik dan mental, seperti pola hidup tidak sehat, penggunaan gadget berlebihan, depresi, hingga risiko bunuh diri. Untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas remaja dalam menjaga kesehatan secara holistik, tim pengabdi Universitas PGRI Semarang menyelenggarakan program pendampingan kesehatan fisik dan mental bagi 22 siswa SMA IT Harapan Bunda Kota Semarang. Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan psikoedukasi dan literasi fisik berbasis gender guna membentuk karakter sehat serta menyiapkan siswa sebagai agen perubahan dalam lingkungan sekolah. Metode yang digunakan meliputi wawancara, ceramah, diskusi, tanya jawab, dan evaluasi menggunakan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai keterkaitan kesehatan fisik dan mental serta pentingnya peran gender dalam proses psikoedukasi. Analisis korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara pemahaman kesehatan fisik-mental dengan gaya hidup dan penggunaan gadget (r = 0,687; p < 0,05). Sementara itu, hubungan gaya hidup dengan deteksi gangguan mental (r = -0,047) serta pemahaman kesehatan dengan risiko gangguan mental (r = -0,160) bersifat negatif lemah dan tidak signifikan. Selain itu, gender memiliki hubungan positif sedang dan signifikan dengan pemahaman kesehatan (r = 0,459; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan psikoedukasi dan literasi fisik berbasis gender berpotensi meningkatkan kesadaran remaja dalam menjaga kesehatan fisik dan mental secara berkelanjutan.
References
Aina, S. I. N., Ariani, M., & Yuliana, F. (2023). Riwayat Keluarga, Pola Makan dan Penggunaan Gadget Penyebab Kejadian Obesitas pada Remaja di SMP Negeri “X” Banjarmasin. Malahayati Nursing Journal, 5(4), 987–999.
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Ajzen, I., & Schmidt, P. (2020). Changing behavior using the theory of planned behavior. The Handbook of Behavior Change, 23, 17–31.
Arif, A. (2020). Perspektif Teori Sosial Emile Durkheim Dalam Sosiologi Pendidikan. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 1 (2), 1–14.
Bandura, A. (2001). Social cognitive theory: An agentic perspective. Annual Review of Psychology, 52(1), 1–26.
Caspersen, C. J., Pereira, M. A., & Curran, K. M. (2000). Changes in physical activity patterns in the United States, by sex and cross-sectional age. Medicine & Science in Sports & Exercise, 32(9), 1601–1609.
Hale, G. E., Colquhoun, L., Lancastle, D., Lewis, N., & Tyson, P. J. (2021). Physical activity interventions for the mental health and well‐being of adolescents–a systematic review. Child and Adolescent Mental Health, 26(4), 357–368.
Hidayat, S. (2019). Kesegaran Jasmani Siswa 10-12 Tahun Se-Kota Gorontalo. Jambura Journal of Sports Coaching, 1(1), 12–21.
Karima, F. H., Hidayat, N., Kustantinah, I., Royana, I. F., & Nugrahani, D. (2025). Public Speaking sebagai Upaya Branding Guru JSIT Bina Insani Kota Semarang: Public Speaking as Branding for Teachers at JSIT Bina Insani Kota Semarang. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(10), 2156–2163.
Karima, F., Royana, I., Kustantinah, I., & Hidayat, N. (2024). Pendampingan Kesehatan Fisik dan Mental dalam Rangka Pencegahan Depresi Remaja Kelurahan Pagerwojo Kabupaten Kendal. DEDIKASI PKM, 5 (2), 471–478.
Kurniawan, R., Hidayat, Y., Annisaa, L. T. H. W., Kurniawan, A. W., Alam, I. G., Carsiwan, R. A. L., & Haetami, M. (2024). The Role of Physical Activity for Adolescent Mental Health in Indonesia: A Systematic Review.
Mulyana, F. R., Kusnadi, N., Juniar, D. T., Millah, H., & Marlyono, S. G. (2025). Edukasi dan Pelatihan Mental berbasis Neuro Linguistic Programming (NLP) dalam Mendukung Pencapaian SDG’s: Good Health and Well-Being. Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM), 6(3), 170–181. https://doi.org/10.26877/jpom.v6i3.24891
Popkin, B. M. (2006). Global nutrition dynamics: The world is shifting rapidly toward a diet linked with noncommunicable diseases–. The American Journal of Clinical Nutrition, 84(2), 289–298.
Putri, I. D. A. S., & Wilani, N. M. A. (2022). Peran Literasi Kesehatan Mental, Lokus Kontrol, Dan Gender Terhadap Sikap Mencari Bantuan Profesional Psikologi Pada Mahasiswa. Jurnal RAP UNP, 12(2).
Raeside, R., Jia, S. S., Todd, A., Hyun, K., Singleton, A., Gardner, L. A., Champion, K. E., Redfern, J., & Partridge, S. R. (2024). Are digital health interventions that target lifestyle risk behaviors effective for improving mental health and wellbeing in adolescents? A systematic review with meta-analyses. Adolescent Research Review, 9(2), 193–226.
Rahmawati, A. I. N., Ariffudin, I., & Mulawarman, M. (2018). Psychological Experience Dynamics of Students with Glossophobia through Narrative Counseling as seen from Gender: A Qualitative Study. Proceedings of the 3rd ASEAN Conference on Psychology, Counselling, and Humanities (ACPCH 2017). 3rd ASEAN Conference on Psychology, Counselling, and Humanities (ACPCH 2017), Malang, Indonesia. https://doi.org/10.2991/acpch-17.2018.2
Rini, M. K., & Huriah, T. (2020). Prevalensi dan Dampak Kecanduan Gadget Pada Remaja: Literature Review. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(1).
Rocliffe, P., Adamakis, M., O’Keeffe, B. T., Walsh, L., Bannon, A., Garcia-Gonzalez, L., Chambers, F., Stylianou, M., Sherwin, I., & Mannix-McNamara, P. (2024). The impact of typical school provision of physical education, physical activity and sports on adolescent mental health and wellbeing: A systematic literature review. Adolescent Research Review, 9(2), 339–364.
Rosenfield, S., & Mouzon, D. (2012). Gender and mental health. In Handbook of the sociology of mental health (pp. 277–296). Springer.
Rosenstock, I. M. (1974). The health belief model and preventive health behavior. Health Education Monographs, 2(4), 354–386.
Sarmini, S., Putri, A., Maria, C., Syahrias, L., & Mustika, I. (2023). Penyuluhan Mental Health Upaya Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Remaja. Monsu’ani Tano Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 154–161.
Siedentop, D. L. (2009). National plan for physical activity: Education sector. Journal of Physical Activity and Health, 6(s2), S168–S180.
Subekti, N., Mulyadi, A., Listyasari, E., Nur Mulyadi, D. Y., & Juhrodin, J. (2024). Peningkatan Kesehatan dan Pengembangan Karakter Remaja melalui Kegiatan Olahraga: Evaluasi Dampak terhadap Perkembangan Remaja. Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM), 5(1), 18–26. https://doi.org/10.26877/jpom.v5i1.18080
Tanesab, D. L., & Farmawy, M. (2025). Perbedaan gender dalam pengaruh media sosial terhadap overweight dan obesitas pada remaja: Scoping Review. Nutrition and Health Insights, 2(2), 51–57.
Wisahati, A. S., & Santosa, T. (2010). Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Pusat Perbukuan Kementrian Pendidikan, Jakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




