Pengaruh Latihan Circuit Training Terhadap Kecepatan Tendangan Sabit Anggota PSHT Rayon Somalangu Kebumen
DOI:
https://doi.org/10.26877/jo.v11i2.510Keywords:
Circuit Training, Tendangan Sabit, Kecepatan, Pencak SilatAbstract
Kecepatan tendangan sabit memegang peranan penting dalam menentukan keberhasilan serangan di dalam pertandingan. Latihan circuit training diyakini mampu menjadi salah satu metode yang dapat meningkatkan kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh latihan circuit training terhadap kecepatan tendangan sabit pada anggota Pencak Silat PSHT Rayon Somalangu Kebumen. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan instrumen tes keterampilan, melibatkan sembilan atlet putra sabuk putih sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan latihan circuit training berhasil meningkatkan kemampuan kecepatan tendangan sabit anggota. Nilai rata-rata meningkat dari 18,44 pada pengukuran awal menjadi 21,22 pada pengukuran akhir, mencerminkan peningkatan sebesar 2,78 poin. Nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,000, berada di bawah ambang batas 0,05, yang mengindikasikan adanya pengaruh positif dan signifikan dari latihan circuit training terhadap kecepatan tendangan sabit. Temuan ini menunjukkan bahwa circuit training dapat dijadikan sebagai alternatif metode latihan yang efektif dalam meningkatkan performa teknik atlet pencak silat, khususnya pada aspek kecepatan tendangan.
References
Abdullah, K., Jannah, M., Aiman, U., Hasda, S., Fadilla, Z., Taqwin, Masita, Ardiawan, K. N., & Sari, M. E. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini. https://anyflip.com/kmkpj/lnth/basic/
Aldino, B. J., & Hariyoko, H. (2023). Analisis Kemampuan Gerak Dasar Tendangan Sabit Pada Siswa Peserta Ekstrakurikuler Pencak Silat. Jurnal Prestasi Olahraga, 6(3). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/57083
Ali, M. N., Hudah, M., & Pradipta, G. D. (2025). Efektivitas teknik jatuhan pencak silat kelas C dewasa putra pada Kejuaraan Pencak Silat Kabupaten Pati Tahun 2024. Jendela Olahraga, 10(3), 183–190. https://doi.org/10.26877/jo.v10i3.22150
Diono, F. N., & Jatmiko, T. (2022). Status Keterampilan Tendangan Atlet Pencak Silat Putra Ipsi Banyuwangi. Jurnal Prestasi Olahraga, (5)3. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/45815
Faizin, R. N., & Wahyudi, H. (2023). Efektivitas latihan circuit training terhadap kecepatan tendangan depan pada cabang olahraga pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate UKM UNESA. Jurnal Kesehatan Olahraga, 11(2), 27–30. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-kesehatan-olahraga/article/view/52450
Hidayat, R., & Haryanto, E. (2021). Kemampuan eksplosif dan kecepatan kaki dalam tendangan sabit. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 5(3), 211–218.
Maksum, A. (2022). Faktor-faktor penentu efektivitas serangan dalam pertandingan pencak silat. Jurnal Keolahragaan, 10(1), 67–74.
Panjaitan, Afreza., Syafrianto, Donal., Nelson, Sonya., Ilham., & Helmi, Dio septian. (2025). Pengaruh Latihan Plyometric Box Jump Dan Ankle Weight Terhadap Kecepatan Tendangan T Dalam Pencak Silat Di SMA Negeri 6 Solok Selatan. Jurnal IKEOR, 3(1). https://doi.org/10.24036/ikeor.v2i1.264
Rawi, M. A., Noviardila, I., & Zulhendri, Z. (2020). Pengaruh Metode Latihan Box Jump Terhadap Kecepatan Tendangan Sabit Pada Atlet Pencak Silat Persimo Bangkinang. Jurnal BOLA: Bersama Olahraga Laju Asia, 3(1), 22–33. https://doi.org/10.31004/bola.v3i1.3576
Rukminingsih, Gunawan, & Adnan. (2020). Desain penelitian pre-experimental dalam penelitian pendidikan. Universitas Negeri Yogyakarta Press.
Sakti, T., et al. (2017). Sejarah dan teknik khusus seni bela diri pencak silat. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 13(2), 65–72.
Setyoko, Y. A., Setyaningsih, P., Farhanto, G., & Santoso, D. A. (2022). Analisis Statistik Teknik Serangan Dominan dalam Pertandingan Pencak Silat Mat B –Belgian Open 2019. SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga. 3(2). https://doi.org/10.46838/spr.v3i2.213
Urbaningrum, S., & Rahim, A. (2023). Perbaikan komponen biomotorik melalui latihan circuit training. Physiotherapy Health Science (PhysioHS), 5(1), 52–27. https://doi.org/10.22219/physiohs.v5i1.26061
Wibowo, R. A. T., & Nur, A. F. (2022). Pengaruh latihan plyometric single leg bound dan circuit training terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit pada siswa pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate Rayon Wiyoro Ranting Ngadirojo Pacitan tahun 2021. Jurnal Ilmiah SPIRIT, 22(1), 86–99. https://doi.org/10.36728/jis.v22i1.1828
Yulianti, D., et al. (2024). Metode penelitian eksperimen dan pengujian hipotesis. Rajawali Pers.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jendela Olahraga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




