Pengaruh Metode Komando dan Latihan Otot Untuk Meningkatkan Kemampuan Forehand dan Backhand Tenis Meja pada Siswa SMK

Authors

  • Yoligami Hulu Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia, Medan Author
  • Epi Supriyani Siregar Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia, Medan Author
  • Imanuddin Siregar Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia, Medan Author
  • Ignasius Ivan Kurnia Ndruru Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia, Medan Author

DOI:

https://doi.org/10.26877/jo.v11i2.425

Keywords:

Metode komando, Latihan otot, Forehand , Backhand , Tenis meja

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode komando dan latihan otot terhadap peningkatan kemampuan pukulan forehand dan backhand tenis meja pada siswa SMK Madani Marindal I Medan T.A 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen faktorial 2×2. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah  35 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI yang dibagi dalam kelompok perlakuan. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan forehand dan backhand yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan skor yang signifikan antara pretest dan posttest. Pada kelompok yang menggunakan metode komando, nilai rata-rata pretest sebesar 62,4 meningkat menjadi 78,6 pada posttest. Pada kelompok dengan latihan otot, rata-rata pretest 61,8 meningkat menjadi 80,2 pada posttest. Sementara itu, kelompok kombinasi metode komando dan latihan otot menunjukkan hasil terbaik, dengan rata-rata pretest 63,1 meningkat menjadi 85,7 pada posttest. Uji ANAVA dua jalur menunjukkan nilai signifikansi < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh baik dari metode pembelajaran maupun latihan otot, serta adanya interaksi antara keduanya. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kombinasi metode komando dan latihan otot terbukti paling efektif meningkatkan keterampilan tenis meja, khususnya pukulan forehand dan backhand. Peningkatan nilai posttest yang lebih tinggi dibandingkan kelompok perlakuan tunggal memperkuat bahwa integrasi instruksi langsung dengan latihan fisik terstruktur mampu mempercepat penguasaan teknik dasar tenis meja.

References

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

BSNP. (2006). Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan.

Bompa, T. (2016). Periodization: Theory and Methodology of Training. Champaign: Human Kinetics.

Chandler, T. J. L., Cronin, M., & Vamplew, W. (2002). Sport and Physical Education: The Key Concepts. London: Routledge.

Erlan, H., dkk. (2014). Permainan Bola Kecil. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Freeman, W. H. (2007). Physical Education for Children. New York: Routledge.

Harsono. (1988). Coaching dan Aspek-Aspek Psikologis dalam Coaching. Jakarta: CV Tambak Kusuma.

Hidayat, A. (2012). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.

Hodges, L. (2007). Table Tennis: Steps to Success. Champaign: Human Kinetics.

Hopper, T. (2005). Teaching Physical Education in Schools. London: Routledge.

Kemendikbud. (2020). Kurikulum PJOK. Jakarta: Kemendikbud.

Kurniawan, F., Safari, I., & Sudrazat, A. (2023). Instrument Test Service Forehand & Backhand Tenis Meja. Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha, 10(3), 300–304. https://doi.org/10.23887/jiku.v10i3.50719

Kraemer, W. J., & Ratamess, N. A. (2004). Fundamentals of Resistance Training. Medicine & Science in Sports & Exercise, 36(4), 674–688.

Lutan, R. (2002). Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Jakarta: Depdiknas.

Mahendra, A. (2012). Strategi Pembelajaran PJOK. Bandung: UPI Press.

Mahendra, Agus. (2017). Teori Belajar dan Pembelajaran Pendidikan Jasmani. Bandung: FPOK UPI.

Muhajir. (2016). Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan SMA/SMK. Jakarta: Erlangga.

Ndruru, I. I. K., Sunarno, A., & Hasibuan, S. (2023). Media development based on equipment modifications in table tennis games for elementary students. Kinestetik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 7(4), 1027–1036. https://doi.org/10.33369/jk.v7i4.30535

Nurhasan. (2001). Tes dan Pengukuran dalam Pendidikan Jasmani. Jakarta: Universitas Terbuka.

Prijati. (2013). Teknik Dasar Tenis Meja. Jakarta: Universitas Terbuka.

Pratama, A. K. (2019). Kekuatan Otot dan Prestasi Tenis Meja. Surabaya: Unesa Press.

Sajoto, Mochamad. (1995). Peningkatan dan Pembinaan Kondisi Fisik dalam Olahraga. Semarang: Dahara Prize.

Simpson, Paul. (2007). Table Tennis: Steps to Success. United States: Human Kinetics.

Sugiyono. (2017. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Samsudin, & Us, R. (2015). Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sayfei, A., dkk. (2020). Pembelajaran pendidikan jasmani dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Jurnal Pendidikan Jasmani, 4(2), 100–110.

Siedentop, D. (1991). Physical Education: Quality Teaching and Learning. New York: McGraw-Hill.

Sukintaka. (1992). Teori Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdikbud.

Syaifuddin. (2005). Ilmu Kepelatihan Olahraga. Jakarta: Direktorat Jenderal Olahraga.

Sukadiyanto. (2011). Pengantar Teori dan Metodologi Melatih Fisik. Bandung: Lubuk Agung.

Sutrisno, Budi dan Khafadi, Muhammad. (2010). Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. Jakarta: Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional.

Tangkudung, J., & Puspitorini, H. (2012). Metodologi Penelitian Kepelatihan. Jakarta: Cerdas Jaya.

Wani, A. (2020). Peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(2), 123–130.

Widiastuti. (2015). Tes dan Pengukuran Olahraga. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Downloads

Additional Files

Published

2026-04-13

How to Cite

Hulu , Y. ., Siregar , E. S. ., Siregar , I., & Ndruru , I. I. K. (2026). Pengaruh Metode Komando dan Latihan Otot Untuk Meningkatkan Kemampuan Forehand dan Backhand Tenis Meja pada Siswa SMK. Jendela Olahraga, 11(02), 60-75. https://doi.org/10.26877/jo.v11i2.425