Hubungan Antara Koordinasi Mata-Tangan dan Kekuatan Otot Lengan Dengan Hasil Permainan Bola 9 pada Komunitas Biliar Mahasiswa di Pekalongan

Authors

DOI:

https://doi.org/10.26877/jo.v11i04.1113

Keywords:

Olahraga , Biliar, Permainan Bola 9, Koordinasi Mata Tangan, Kekuatan Otot Lengan

Abstract

Pengamatan awal pada Komunitas Biliar Mahasiswa di Pekalongan menunjukkan bahwa sebagian pemain masih mengalami kesulitan dalam melakukan teknik dasar permainan bola 9, yang diduga berkaitan dengan koordinasi mata-tangan dan kekuatan otot lengan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan koordinasi mata-tangan dan kekuatan otot lengan dengan hasil permainan bola 9. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 20 pemain yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes koordinasi mata-tangan, tes kekuatan otot lengan menggunakan expanding dynamometer, dan tes hasil permainan bola 9. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat, korelasi Product Moment Pearson, dan regresi linear berganda pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Analisis menunjukkan bahwa koordinasi mata-tangan (p = 0,090), kekuatan otot lengan (p = 0,627), maupun kedua variabel secara simultan (p = 0,240) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil permainan bola 9 (p > 0,05). Disimpulkan bahwa hasil permainan bola 9 tidak hanya dipengaruhi oleh koordinasi mata-tangan dan kekuatan otot lengan, tetapi juga faktor lain seperti penguasaan teknik, strategi bermain, dan konsentrasi.

References

A Titania & Zulrafli. (2022). Tingkat VO2Max Pemain Tim Futsal Putri Accasia Pekanbaru. Repository.Uir.Ac.Id. https://repository.uir.ac.id/id/eprint/20091

Afrizal, K., Henjilito, R., & Yusmita, Y. (2024). Kontribusi Kekuatan Otot Lengan Dan Kecepatan Reaksi Tangan Ketika Melakukan Break Shot Bola Billiar Yang Dimiliki Pemain Club Billiar Dinasti Pekanbaru. Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif, 1(4), 1–10. https://doi.org/10.31004/catha.v1i4.56

Aspar, M., Mahardika, G. P., & Gery, M. I. (2020). Hubungan Kekuatan Otot Lengan Dan Kooordinasi Mata-Tangan Dengan Keterampilan Servis Atas Bolavoli Siswa Smp 74 Jakarta Timur. Riyadhoh: Jurnal Pendidikan Olahraga, 93–98. https://doi.org/10.31602/rjpo.v3i2.3730

Haryana, R., & Adityatama, F. (2026). Pandangan masyarakat kecamatan kuningan terhadap citra pada permainan biliar. Jurnal Ilmiah Spirit, 26(1), 145–154. https://doi.org/10.36728/jis.v26i1.5679

Helingo, I. F., Ramschie, A. A. S., Manoppo, F. G. C., & Simanjuntak, C. H. (2025). Pemanfaatan Teknologi IoT Sistem Skoring Permainan Biliard Dengan Memanfaatkan Sensor Warna. Jurnal Elektrik, 04(02), 33–39. https://doi.org/10.65485/elektrik.v4i2.1218

Hutami, W. F. (2024). Populasi Dan Sampel Dalam Penelitian (pp. 1–5). Universitas Mercu Buana.

Mahyuddin, R., & Sudirman, A. (2021). Korelasi Koordinasi Mata Tangan Dan Kekuatan Otot Lengan Terhadap Shooting Bola Basket. Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI). 1, 96–101. https://doi.org/10.55081/joki.v1i2.305

Nelson, F. A., Setiawan, M. A., & Gemael, Q. A. (2026). Relationship Between Concentration and Striking Technique Among Billiard Athletes. Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga, 18(3), 1790–1802. https://doi.org/10.67322/cpjok.v18i3.1180

Oki Surahman. (2015). Konsentrasi Terhadap Hasil Permainan Biliar Bola 9 Pada Pemain Pemula Di Klub Biliar Kudus. Skripsi, 1 of 74.

Pan, J. W., Komar, J., & Kong, P. W. (2021). Development of new 9-ball test protocols for assessing expertise in cue sports. BMC Sports Science, 9, 1–12. https://doi.org/10.1186/s13102-021-00237-9

Panggraita, G. N., Trenowati, I., P, M. W., & H, A. D. (2022). Kontribusi Kekuatan, Koordinasi Mata-Tangan-Kaki Dan Kelentukan Togok Terhadap Hasil Smash Bola Voli. Jendela Oloahraga, 7(1), 76–87. https://doi.org/10.26877/jo.v7i1.10290

Panggraita, G. N., Tresnowati, I., & Putri, M. W. (2020). Profil Tingkat Kebugaran Jasmani Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani. Jendela Olahraga, 05(02), 27–33. http://dx.doi.org/10.26877/jo.v5i2.5924

Rahmadsyah, A. El, Gemaini, A., Rifki, M. S., & Nelson, S. (2026). Tingkat Keterampilan Bermain Biliar Pemula Di Garuda Pool 32 Lubuk Basung. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 4(3), 67–73. https://doi.org/10.21831/jk.vXiY.00001

Sultan, A., Susandi, B., Wahyudhi, E., Ismail, M., Arfah, M., & Tangan, K. M. (2021). Koordinasi Mata Tangan, Kekuatan Otot Lengan dan Kelentukan Pergelangan Tangan Terhadap Keterampilan Shooting Atlet Petanque. SPORTIVE: Journal of Physical Education, Sport and Recreation, 5, 1–8. https://doi.org/10.26858/sportive.v5i1.19169

Wijaya, M. R. A., & Yusuf, J. (2020). Profil VO2 Max Atlet Tapak Suci Kota Pekalongan. Jendela Olahraga, 5(2), 34–42. https://doi.org/10.26877/jo.v5i2.6003

Downloads

Additional Files

Published

2026-10-19

How to Cite

Albani, R. A., Wijaya, M. R. A., Yusuf, J., & Tresnowati, I. (2026). Hubungan Antara Koordinasi Mata-Tangan dan Kekuatan Otot Lengan Dengan Hasil Permainan Bola 9 pada Komunitas Biliar Mahasiswa di Pekalongan. Jendela Olahraga, 11(04), 540-549. https://doi.org/10.26877/jo.v11i04.1113