Ekranisasi Novel 172 Days Karya Nadzira Shafa ke dalam Film 172 Days Karya Hadrah Daeng Ratu
DOI:
https://doi.org/10.26877/sasindoupgris.v14i1.305Keywords:
Ekranisasi, Adaptasi Sastra, Film IndonesiaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses ekranisasi antara novel 127 Days ke dalam film “172 Days”. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena peralihan karya sastra ke film yang sudah umum terjadi di Indonesia, dimana film “172 Days” ini sukses meraih komersial lebih dari 3 juta penonton dan berhasil masuk 5 besar film terlaris Indonesia pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa membaca novel, menonton film, dan mencatat perubahan yang terjadi. Data yang sudah didapat, dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi aspek penciutan, penambahan, dan perubahan variasi yang ada dalam
proses ekranisasi. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 56 data perubahan dalam peralihan novel ke film. Pada aspek penciutan terdapat 23 data (8 peristiwa, 9 tokoh, dan 6 latar) yang dihilangkan seperti rutinitas salat berjamaan, tokoh Bang Benzo, Syakir Daulay, Villa dan Kampus. Aspek penambahan terdapat 22 data (18 peristiwa, 4 tokoh, dan 5 latar) seperti adegan Zira setelah percobaan bunuh diri, tokoh Abi zira dan Nikki, serta latar diskotik dan toko madu. Perubahan bervariasi terdapat 11 data (5
peristiwa, 2 tokoh, dan 4 latar) seperti perubahan nama tokoh Aa Sihab menjadi Aa Herman dan latar pasar menjadi supermarket.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sasindo: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

