PERAN GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK KEMATANGAN EMOSIONAL SISWA PADA PROGRAM SISTEM KREDIT SEMESTER

Authors

  • Moh Fery Ardiansyah Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi Author
  • Mohammad Endy Fadlullah Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi Author
  • Nasrodin Nasrodin Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi Author

DOI:

https://doi.org/10.26877/jp3.v12i1.686

Keywords:

akidah akhlak, kematangan emosional, kerangka emosi islami, sistem kredit semester, strategi guru

Abstract

Penelitian ini tujuan utamanya adalah melihat peran guru Akidah Akhlak dalam membantu siswa tumbuh menjadi lebih dewasa secara emosional, serta mengeksplorasi strategi yang digunakan, hambatan yang ditemui, dan peluang yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di MTs Negeri 10 Banyuwangi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian analisis data dilakukan secara interaktif dengan mengumpulkan, menyajikan dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Akidah Akhlak menjalankan lima peran integratif secara simultan, yaitu sebagai murabbi, dinamisator, evaluator, motivator, dan uswah hasanah. Guru juga menerapkan empat strategi utama berupa nasihat berbasis kisah Nabi, keteladanan perilaku, pembiasaan amal harian, dan pendekatan personal yang terbukti efektif meningkatkan regulasi diri dan motivasi intrinsik siswa. Hambatan yang ditemukan meliputi rendahnya kesadaran spiritual siswa secara internal serta pengaruh media sosial dan kurangnya keteladanan orang tua secara eksternal, sementara sistem SKS justru menjadi peluang bagi intervensi emosional yang lebih adaptif. Penelitian ini menegaskan bahwa madrasah memiliki kapasitas nyata untuk membentuk generasi yang matang secara emosional melalui integrasi nilai Islam dan pendekatan psikologis modern.

References

Al Abrasyi, M. A. (1993). Dasar-dasar pokok pendidikan Islam. Bulan Bintang.

Allport, G. W., & Ross, J. M. (1967). Personal religious orientation and prejudice. Journal of Personality and Social Psychology, 5(4), 432–443. https://doi.org/10.1037/h0021212

Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Harvard University Press.

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “What” and “Why” of Goal Pursuits: Human Needs and the Self-Determination of Behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268. https://doi.org/10.1207/S15327965PLI1104_01

Goleman, D. (1999). Kecerdasan Emosi Untuk mencapai puncak prestasi. Gramedia Pustaka Utama. Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK). https://library.stik-ptik.ac.id

Harmathilda, Safwan, M. F., Khoir, A., Munanjah, P., & Sujai, A. (2025). The Impact of Learning Outcomes of Aqidah and Ahlak on Students’ Emotional Intelligence At Madrasah Aliyah. Journal of Islamic Communication and Counseling, 4(1), 53–69. https://doi.org/10.18196/jicc.v4i1.93

Illahi, N. (2020). Peranan Guru Profesional Dalam Peningkatan Prestasi Siswa Dan Mutu Pendidikan Di Era Milenial. Jurnal Asy-Syukriyyah, 21(1), 1–20. https://doi.org/10.36769/asy.v21i1.94

Jainiyah, J., Fahrudin, F., Ismiasih, I., & Ulfah, M. (2023). Peranan Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa | Jurnal Multidisiplin Indonesia. https://doi.org/https://doi.org/10.58344/jmi.v2i6.284

Liyanti, C. N., & Subhi, M. R. (2025). Strategi Pengendalian Emosi Untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosi Siswa di MI Walosingo Paesan. JURNAL ASIMILASI PENDIDIKAN, 3(3), 100–111. https://doi.org/10.61924/jasmin.v3i3.58

Marauleng, A., Hakim, A., Hasan, S., & M. Hasibuddin, M. H. (2024). Peran Guru Dalam Menginternalisasikan Nilai-Nilai Karakter Pada Siswa. Education and Learning Journal, 5(1), 25. https://doi.org/10.33096/eljour.v5i1.875

Marks, D. F. (2002). The Health Psychology Reader. SAGE.

McAdams, D. P. (2001). The Psychology of Life Stories. Review of General Psychology, 5(2), 100–122. https://doi.org/10.1037/1089-2680.5.2.100

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis. SAGE.

Miller, W. R., & Rollnick, S. (2012). Motivational Interviewing: Helping People Change. Guilford Press.

Muhajir, M. (2025). Upaya Guru Akidah Akhlak Dalam membentuk Kecerdasan Emosional Santri di MTs Pondok Pesantren Ittihadiyah Tanreassona Pinrang [Sarjana, IAIN Parepare]. https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12130/

Muntia, I., Anwari, A. M., & Kusnadi, E. (2025). Peran Guru Pembelajaran Akidah Akhlak Dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Dan Spiritual Siswa Di Madrasah Aliyah Al Muballighin Muara Bungo. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(03), 230–241. https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.34146

Mutholingah, S., & Zain, B. (2021). Metode Penyucian Jiwa (Tazkiyah Al-Nafs) Dan Implikasinya Bagi Pendidikan Agama Islam. TA’LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 69–83. https://doi.org/10.32478/talimuna.v10i1.662

Nasrodin, N., Faishol, R., & Rofiq, A. (2025). Differentiated Instruction In Islamic Religious Education To Foster Student Creativity Within The Merdeka Curriculum. International Conference on Humanity Education and Society (ICHES), 4(1). https://proceedingsiches.com/index.php/ojs/article/view/405

Pujianti, E. (2024). Kontribusi Pendidikan Agama Islam terhadap Pengembangan Spiritualitas dan Mentalitas Peserta Didik. EDUKASIA Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(1), 2551–2562. https://doi.org/10.62775/edukasia.v5i1.1342

Ramayulis. (2002). Ilmu pendidikan Islam. Kalam Mulia.

Rogers, C. R. (1995). On Becoming a Person: A Therapist’s View of Psychotherapy. Houghton Mifflin Harcourt.

Sari, N. P. (2024). Pengaruh Kematangan Emosi terhadap Perilaku Kenakalan Remaja di SMA Negeri 1 Kutalimbaru. https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/24439

Skinner, B. F. (Burrhus F. (with Internet Archive). (1938). The behavior of organisms; an experimental analysis. New York, London, D. Appleton-Century Company, Incorporated. http://archive.org/details/behavioroforgani0000skin

Sulfiani, P. (2025). Peran Lingkungan Sekolah Dalam Membentuk Kematangan Emosional Siswa di SMP Negeri 9 Palu [Diploma, Universitas Islam Negeri Datokarama Palu]. https://repository.uindatokarama.ac.id/id/eprint/4963/

Suyudi, M., & Wathon, N. (2020). Peran Guru Akidah Akhlak dalam Menanamkan Karakter Siswa. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama, 12(2), 195–205. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v12i2.563

Syafei, I. (2025). Metodologi Penelitian Pendidikan. CV WIDINA MEDIA UTAMA. https://repository.penerbitwidina.com/id/publications/621200/

Twenge, J. M., Joiner, T. E., Rogers, M. L., & Martin, G. N. (2018). Increases in Depressive Symptoms, Suicide-Related Outcomes, and Suicide Rates Among U.S. Adolescents After 2010 and Links to Increased New Media Screen Time. Clinical Psychological Science, 6(1), 3–17. https://doi.org/10.1177/2167702617723376

Downloads

Published

2026-05-30